Masa SMA adalah masa yang paling menyenagkan , masa di mana pencaraian jati diri dan melangkah dari masa remaja ke tingkat lebih dewasa. Masa -masa SMA penuh dengan pergulatan bathin di mana rasa keingintahuan yang begitu besar merasuk kedalam jiwa.
Beberapa faktor yang mempengaruhi kejiwaan anak usia SMA yaitu :
1. Faktor internal
2. Faktor eksternal
Faktor internal
Faktor internal biasanya lahir dari dalam diri si pelaku, yang terlahir dari rasa penasaran pada sesuatu yang di anggapnya baru dalam fase hidupnya, kemudian dia mencoba melakukan hal tersebut, tanpa berpikir dengan jernih,dengan terbawa oleh emosi yang labil. Sehingga cendrung kepada hal-hal yang negatif dalam hal ini biasanya seorang anak membutuhkan bantuan orang tuanya untuk mengarahkan dalam pengambilan suatu keputusan agar tidak terjadi kesalahan.
Faktor eksternal
Faktor eksternal meliputi lingkungan, seperti sekolah , tempat bermain, media dll.
Di sekolah seorang anak mendapatkan pengalaman baru ,pelajaran baru dan teman baru , misalnya anak yang baru masuk SMA yang telah merasa bosan dengan kehidupan di SMP menjadi tertantang menggali hal baru di SMA, misalnya dia merasa bangga karena telah menggunakan seragam SMA dan tidak lagi di anggap sebagai anak ABG, kemudian iklim dan suasana yang berbeda antara SMA dan SMP membuatnya dapat mengatasi kebosanannya selama di SMP. Tapi justru hal ini yang sangat penting menjadi sorotan bagi orang tua di mana seoarang anak sudah menjajaki fase awal kedewasaan,di mana pengaruh-pengaruh luar sangatlah berpengaruh bagi anak, contohnya seorang anak SMA sangat cepat meniru apa yang dia dapatkandari media misalnya fashion, baru saja 3 hari yang lalu media masa menyiarkan sebuah fashion pakain terbaru dan model rambut terbaru dengan segera Anak SMA tersebut menirunya bahkan mereka berlomba untuk menjadi yang pertama, karena hal itu kan meningkatkan imet mereka di mata teman-temannya..
Masih banyak dampak buruk dari faktor -faktor tersebut seperti Freesex,Narkoba,kenakaln remaja dan sebagainya. Hal ini sangatlah penting menjadi sorotan kita bersama baik dari pihak orang tua, guru-guru dan masyarakat,untuk mengawasi pertumbuhan generasi muda dengan melihat berbgai faktor pendukung seperti adanya fasilitas-fasilatas yang membawa kepada dampak buruk.
Kamis, 18 Juni 2009
REALITA KEHIDUPAN ANAK SMA
Label: ArtikelRabu, 17 Juni 2009
Aksi solidaritas HMI komisariat Buntok
Label: HMIAksi HMI di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kalteng, Jumat (12/6), di serang oleh preman suruhan, terindikasi preman itu adalah suruhan petinggi parpol, yang terjerat korupsi.
Dua orang lelaki misterius yang diduga preman suruhan pihak tertentu menyerang para kader HMI yang sedang menggelar aksi demo di kantor Kejaksaat Tinggi (Kejati) Provinsi Kalteng.
Mereka berusaha merebut spanduk dan memukul peserta aksi, bahkan terjadi insiden pemukulan oleh orang yang belum diketahui jelas identitasnya itu. Kericuhan ini berhasil dilerai petugas dari kepolisian yang bersiaga di kawasan tersebut. Sayangnya dua lelaki tak dikenal itu tidak diamankan petugas karena aksinya tersebut.
HMI menuntut Kejati Kalteng menuntaskan sejumlah kasus korupsi yang lamban, seperti dugaan korupsi Rp2,8 miliar di Sekretariat DPRD Kota Palangkaraya dan dugaan korupsi Rp41 miliar PT BPK Kalteng.
Selain itu HMI juga menyarankan agar Kepala Kejati Kalteng mundur dari jabatannya apabila tidak bisa mengusut tuntas kasus korupsi DPRD Kota Palangkaraya.
Dengan terjadi inseden tersebut di atas HMI komisariat Buntok melakukan Aksi solidaritas (17 juni 2009 ) bertempat di taman kota depan Kapolres Barsel di bawah pimpinan Syahrul Aula ketum HMI komisariat Buntok yang sekaligus sebagi juru bicara di bantu oleh Agus riyadi ( selaku Korlap) Tajudin ( Orasier) ramadani,sarmani,wahid,alpina( pen
gawas aksi ) saifullah,sarbaini,latif dan al hakiman ( aksi theaterikal) beserta kader2 HMI lainnya. Dalam aksi ini HMI.komisariyat Buntok dalam orasinya menuntut kepada aparat penegak hukum untuk bertindak lebih cepat dan tanggap sebagimana rekomendasi yang di bacakan korlap agus riyadi yang isinya :
1. Usut tuntas kasus intimedasi, pemukulan dan perlakuan tidak menyenangkan kepada para aktivis HMI di Palangkaraya oleh oknum preman saat aksi damai pengusutan kasus korupsi DPRD Kota Palangkaraya.
2. Tolak dan berantas segala bentuk aksi premanisme di kalimantan tengah Khususnya Barsel.
3. Kupas tuntas kasus korupsi di kalteng dan khususnya Barsel.
Dengan tiga tuntutan itu HMI komisariat Buntok berhara
p kepada aparat penegak hukum untuk segera bertindak dan kerja cepat dalam menangani kasus ini, jangan seperti siput yang jalannya lambat atau jalan di tempa
t, Hal ini juga di lakukan untuk mendesak Kejati Kalteng untuk segera mengusut tuntas kasus Korupsi di DPRD Kota Palangakaraya. HMI komisariat juga berharap agar segala bentuk aksi premanisme segera di berantas agar tidak berkembang pesat nan
tinya, dan agar aksi preamnisme ini tidak terjadi di kota Buntok, seperti kata mutiara "lebih baik mencegah dari pada mengobati" sebab kalo penyakit preman ini sudah mewabah sulit untuk di antisipasi dan tentunya akan meresahkan dan merepotkan.
Dalam aksinya HMI komisariat Buntok juga di liput oleh TVRI Kalteng yang tentunya hal ini menunjang kesuksesan aksi ini,serta hadirnya wartawan kalteng post yang juga akan memberitakan aksi ini , yang sekaligu s menjadi informasi buat masyarakat KaLteng Khususnya BArito Selatan tentang Bahayanya segala bentu k aksi Premanisme.HMI komisariat Buntok merupakan salah satu wadah Mahasiswa untuk menyatukan visi dan misi untuk mencapai tujua
n bersama juga sebagai wadah pengembangan diri.
Dalam poto di samping terlihat Ketum HMI Komisariat Buntok bersama rekan HMI
menyerahkan rekomendasi kepada perwakilan pihak Kapolres Barsel. Pihak Kapolres pun menerimanya dengan baik.
Setelah melakukan aksinya HMI komisariat Buntok di bawah pimpinan Syahrul Aula dan atas komando Korlap membubarkan diri denagn tertib dan damai, pulang dengan mengikuti rute dari satuan lantas yg menggiringi Konvoi kader HMI komisariat Buntok.
YAKUSASE
Semoga hal ini juga menepis prasangka buruk tentang Aksi Mahasiswa yang sering menuai Korban, baik dari para demonstran maupun pihak keamanan.
wassalam
Agus Riyadi Rahmat Klik disini untuk melanjutkan »»






